Coretan pena

Rabu, 21 Agustus 2013

Catatan Milan : AC Milan di San Siro



                                                                         Oleh : Lisa Tjut Ali
           
                                                                     


Allhamdulillah kini saya sudah sampai di Milan. Milan adalah negara impian suami yang fans dengan club bola AC Milan.  Sudah lama sekali suami ingin berkunjung ke stadion San Siro tempat Mario Balotelli bermain bola. Bagi pengemar  AC Milan dan Inter Milan memang kota Milan inilah yang selalu jadi incaran bila ke Italia. Sebenarnya Milan bukan saja terkenal dengan San Siro namun juga terkenal dengan pusat mode dan shopping. Ini dia tempat-tempat yang layak di kunjungi jika ke Milan


San siro

San Siro adalah lapangan bola tempat bermainnya club AC  Milan dan Inter Milan. Dengan biaya 10-13 euro pengunjung dapat tour ke museum dan stadion San Siro. Di sana kita bisa melihat berbagai piala dan baju - baju original milik pemain. Karena saya kurang hobi bola, jadi yang lebih minat dengan tempat ini adalah suami.



San Siro Stadion AC Milan dan Inter Milan



Galleria Vittoria Emanule II

Nah tempat yang satu ini yang bikin saya gairah, pusat belanja Galleria Vittoria Emanule II, yang menurut teman-teman yang sudah pernah kesana, galeri ini merupakan galeri terbesar dan tertua di dunia.  Begitu masuk galeri ini saya langsung di buat kagum dengan kubah kacanya yang besar dan bernuansa klasik. Indah sekali tempat ini seindah penampilan para pengunjung. Dari penampilan para pengunjung saya dapat menebak mereka pasti dari golongan berkelas, elegan dan anggun. Tapi tidak termasuk saya ya. Dari penampilan saja saya dan suami sudah jelas beda kelas dengan mereka. PD aja lagi, toh sama-sama makhluk ciptaan Allah, bedanya mereka ke sana beli sedangkan saya hanya cuci mata




Suasana dalam Galleria Vittoria Emanule II



Semua merek terkenal dan original ada di sini



Mewah dan klasik sekali Galleria Vittoria Emanule II, wajar kalau galelleria ini menjadi icon pusat perbelanjaan tertua di dunia yang selalu di buru oleh orang berkelas. Segala produk terkenal dan original ada disini. Bahkan anting-anting yang di pakai oleh Kate Middleton juga terpajang di lemari kaca salah satu galeri. Saya dan suami iseng-iseng masuk ke salah satu produk. Ternyata disini berlaku pepatah pembeli adalah raja dan ratu, walau penampilan kami biasa saja tapi tetap di layani tanpa memandang kelas. Kami tidak membeli pun mereka tetap ramah.  Saat itu saya menanyakkan harga satu tas yang bentuknya sangat elegan. Di galeri itu  harga tas di tulis pada selambar kain seperti syal  dan di masukkan dalam tas, kalau ada yang menanyakkan harga tas, syal itulah yang akan di berikan pada pembeli, begitu lihat harga mau pinsan rasanya, ini harga bisa habiskan limit kartu kredit dan bisa tidak makan untuk setahun. Kalau di pikir-pikir  harga  tas itu sudah wajar hanya golongan seperti saya saja yang belum mampu untuk membelinya, tas itu terbuat dari bahan kulit original, mungkin juga resleting atau pernak perniknya berlapis emas atau berlian. Alhasil kami pulang sambil nyengar nyengir. Saya memang lebih layak pakai produk aspal alias asli tapi palsu.


Duomo Cathedral

Merupakan gereja yang sangat terkenal di Milan, tempat ini selalu jadi objek popular untuk di potret, banyak juga pengunjung yang ngantri untuk masuk kesana. Saya dan suami memilih berlarian mengejar merpati di halaman duomo ini sambil lihat para artis yang lagi shotting.



 
Duomo Cathedral




Merpati-merpati di Italia sangat jinak





 Lihat juga catatan  Romantiknya Gondola di kota kanal 
 Lirik juga catatan  Mengembara ke negeri Marco polo












Selasa, 20 Agustus 2013

Catatan Venesia : Romantiknya Gondola di kota Kanal

                                                                                                            Oleh : Lisa Tjut Ali



Allhamdulillah. Seperti mimpi rasanya bisa mengembara ke Venesia.  Venesia (venice) atau dalam bahasa Italia disebut Venezia merupakan salah satu propinsi yang ada di Italia. Kota venesia dikenal juga dengan kota kanal karena banyaknya transportasi air seperti gondola.  Begitu sampai  ke Venezia S Lucia, mata saya langsung terhibur dengan suasana  romantiknya gondola-gondola yang di kayuh. Venice memang kota yang sangat romantik dan cantik sehingga tidak heran banyak film Hollywood  yang mengambil setting di Venice, seperti film tourist yang di bintangi oleh Angelina Jolie, film A little Romance. Setting film-film tersebut mengambarkan keindahan dan keromantisan kota Venice. Jika ke venice rasanya tidak lengkap jika belum menaiki  gondola sambil melewati jembatan bridge of sighs, kesan romantik pun terasa tak kala  pengayuh gondola menyanyikan alunan lagu klasik.   Harga naik gondola ini sangat mahal sekitar 100-40 euro perjam perjalanan, perlu trik jitu juga dalam menawarnya agar mendapat harga yang sesuai. Selain gondola pengunjung juga dapat menikmati venice dengan mengunakan taxi  water atau bus air dengan harga yang jauh lebih terjangkau.


Venice yang terkenal dengan gondola ini ternyata juga memiliki banyak kisah legenda dan sejarah seperti  bridge of sighs yang sering disebut sebagai jembatan rintihan, konon dulu di jembatan ini menghubungkan istana dan penjara tahanan. Yang mana para tahanan yang akan di hukum atau di bawa ke sel untuk di introgasi  akan  melalui jembatan ini, saat melalu jembatan inilah para tahanan merintih untuk terakhir kalinya, hingga sekarang di kenal sebagai jembatan rintihan. Para muda mudi yang di mabuk cinta justru menganggap jembatan ini sebagai jembatan sakral untuk mengabadikan cinta sejati. Konon pasangan yang ingin cintanya kekal abadi akan berciuman di gondola persis di bawah jembatan ketika matahari akan terbenam. Cinta memang buat orang berbuat aneh-aneh. Memang sangat mengagumkan sekali kota kelahiran marcopollo ini, kota tua yang menyimpan sejuta kecantikan.


Gondola terpakir rapi di dekat jembatan



Gondola



Suasana Romantik naik Gondola



Kota kanal




Kota tua yang romantik



Pesona kota Venesia





   Mampir juga di sini   Mengembara ke Negeri Marco Polo
   Lihat juga catatan   AC Milan di San Siro













Senin, 19 Agustus 2013

Catatan Italia : Mengembara ke Negeri Marco polo



Oleh : Lisa Tjut Ali


Italia negara yang sangat indah. Ibukota Italia yaitu Roma. Bagi pengunjung yang suka sejarah tentang Romawi kuno, suka shopping, gila bola, suka suasana romantik dan pengemar pizza, Italia merupakan tujuan wisata yang tepat. 

Administrasi ke Italia

 Liburan ke Italia persiapannya sama saja dengan liburan ke tempat lain di eropa. Administrasi ke Italia untuk warga negara Indonesia,  selain harus persiapkan passport  juga harus mengurus visa di kedutaan, karena untuk negara Italia tidak berlaku visa on arrival yang di urus di bandara. Namun bagi yang menetap di eropa dan memiliki visa change, boleh mengunakan visa tersebut untuk ke Italia.

Penerbangan ke Italia

Sekarang sangat banyak layanan penerbangan ke eropa yang dapat kita pilih sesuai bajet. Bagi pengunjung yang ke Italia melalui eropa, penerbangan ryan air pun jadi pilihan. Penerbangan ryan air terkenaldengan penerbangan yang termurah di eropa.  Saya ke Italia mengunakan ryan air dari Airport weze ke venice Treviso. Dengan Ryan Air dari airport weze (Jerman)  ke Venice Treviso hanya 15 euro.

Transportasi di Italia

Di Italia  memiliki banyak fasilitas transportasi seperti train, tram, metro, bus dan taxi.  Train di Italia di gunakan sebagai transportasi antar kota. Selain mengunakan pesawat, pengunjung juga dapat mengunakan fasilitas tren ini untuk mengembara dari Milan ke Venice, Pisa dan Roma. Biaya tren ini juga bervariasi menurut jenis tren dan kelas yang kita pilih.  Saya sendiri memilih trenitalia untuk mengelilingi kota-kota besar yang ada di Italia. Untuk mengelilingi objek-objek wisata dalam kota, pengunjung dapat naik tram, bus, metro. 

 Harga transportasi dalam kota Italia pun bervariasi antara kota yang satu dengan kota yang lainnya.  Pengalaman saya, harga tiket transportasi di Roma lebih mahal di bandingkan di Milan.  Pengunjung pun dapat memilih berbagai variasi tiket sesuai dengan lama waktu wisata, selain ada tiket per trip, juga ada tiket harian, minggguan bahkan bulanan.  Tiket jenis harian, minggguan dan bulanan ini dapat di gunakan untuk transportasi jenis tram, bus dan metro selama seharian penuh bagi yang membeli tiket harian, dan seminggu atau sebulan penuh bagi yang membeli jenis tiket mingguan dan bulanan. Tiket seharian di Milan 4.50 euro perhari. Tiket seharian di Roma 6 euro perhari ( 1 € = Rp. 12.000). Tiket-tiket dalam kota ini selain dapat di beli di loket, di mesin juga dapat di beli di toko-toko yang ada tanda T ( Tabachi).  

Namun bagi pengunjung yang baru pertama kali ke Italia sebaiknya jangan membeli tiket di mesin, hal ini untuk menghindari resiko kekeliruan dalam membeli tiket sehingga puluhan euro hilang, jadi cara aman, beli saja tiket di loket atau toko-toko sekalian menanyakkan info tentang transpostasi. Biasanya jika beli di loket pengunjung akan mendapatkan peta petunjuk mengenai transportasi yang dapat di gunakan untuk menuju ke tempat-tempat objek wisata.

Saat naik ke tiga transportasi tersebut, jangan lupa untuk scan  atau validasi tiket-tiket tersebut di mesin yang tersedia di pintu masuk tram, metro dan bus. Kalau tidak  puluhan euro melayang untuk membayar denda jika ada pemeriksaan oleh petugas, untuk wilayah Jerman saja sekali denda jika lupa validasi sebesar 40 euro. Bahkan berdasarkan pengalaman saya di Jerman saat naik bus,  jika muntah dan tidak membersihkannya saja akan kena denda.

Memburu Makanan halal di Italia

Saat berkunjung ke Italia, selektif lah dalam memilih makanan, terutama bagi yang muslim, pilih lah makanan yang halal dalam artian makanan tidak mengandung unsur babi dan alkohol. Berdasarkan pengembaraan saya selama di Italia ada dua kota yang saya dapati makanan halal yaitu di area Pisa central dan Roma termini. Biasanya restoran-restoran ini tertulis di pintu masuk tanda “ Helal” .  untuk memastikannya pengunjung dapat bertanya pada pelayan restoran apakah semua hidangan di restoran tersebut halal. Pengalaman saya  di Jerman, sering juga mendapati restoran bertuliskan logo halal namun menjual hidangan yang bervariasi halal dan non halal,  jadi bertanya langsung adalah cara yang bijak, terutama dengan alasan yang sopan, katakan saja faktor kesehatan misal kita alergi dan di larang dokter untuk makan makanan mengandung babi dan alkohol. Saya pikir dengan alasan kesehatan, mereka akan lebih menghargai dan mau menjelaskan tentang hidangan makanan yang ada di restoran mereka. Allhamdulillah selama pengembaraan saya, pelayan restoran selalu melayani dengan baik dan jujur.

Mengintai Souvenir keren di Italia

Jalan-jalan tanpa souvenir biasanya kurang lengkap. Nah di Italia dalam membeli souvenir juga harus teliti lihat peluang dan lokasi. Biasanya lokasi sangat menentukan harga. Untuk souvenir di kota Venice, pengunjung dapat membelinya di sepanjang jalan di luar area stasiun Santa S Lucia. Di sepanjang lorong di luar stasiun banyak di jual souvenir yang harganya jauh lebih murah di bandingkan harga dalam stasiun. Begitu juga ketika berada di kota Roma, harga souvenir di jalan Carvour jauh lebih murah di bandingkan harga souvenir di area Coloseum dan Stasiun. Untuk souvenir di kota Pisa pengunjung dapat membelinya pada penjual-penjual berbangsa Bangladesh, umumnya mereka bisa berbahasa melayu dan menjual dengar harga yang lebih murah. Untuk satu souvenir mereka menjualnya 1 euro bahkan kalau pandai menawar bisa dapat 6 buah 5 euro.

Yang harus di waspadai saat di Italia

1. Di Italia terkenal dengan banyaknya pencopet anak-anak, karena itu waspadalah ketika ada bocah cilik mendekati, karena bisa jadi mereka penyeluk saku, pencopet saku
2. Jangan pernah mengambil barang-barang yang di berikan masa perjalanan seperti biji jagung, kacang, gelang benang, karena sebagian itu merupakan motif mereka untuk meminta uang, awalnya mereka memberi gelang secara free, lalu saat gelang itu pengunjung ambil maka mereka akan mengejar untuk minta uang, itu adalah motif yang sering terjadi di Italia
3. Hati-hati juga saat memotret orang-orang di italia karena sebagian mereka akan meminta uang dengan jumlah tertentu jika pengunjung memotret tanpa perjanjian.

Persiapan saat liburan ke Italia :

1. Jangan lupa membawa obat-obatan, walau di Italia ada apotik namun tak selamanya obat-obat di Italia cocok untuk kita sekeluarga
2. Bawa bekal makanan instan seperti mie instan, sebagai bekal awal kalau tidak menemukan restoran halal
3. Membawa Alat masak seperti rice cooker atau pemanas air ukuran mungil untuk masak nasi, kentang, rebus telur dan masak air untuk buat susu sebagai sarapan pagi
4. Pelajari beberapa kata dalam bahasa Italia atau bawa kamus bahasa Italia untuk memudahkan pengunjung dalam komunikasi atau berbelanja, karena tidak semua orang Italia bisa komunikasi bahasa Inggris


Kota-kota yang menarik untuk di jelajah di Italia

Di Italia banyak sekali kota yang dapat di jadikan tujuan wisata. Setiap kota punya daya tarik tersendiri. 

Venice

Bagi yang suka suasana romantik dengan wisata air maka venice adalah wisata yang tepat. Di sana pengunjung dapat menikmati gondola mengelilingi venice sambil di nyanyikan lagu klasik oleh si pengayuh gondola


Venice


       Pisa

Di kota pisa, pengunjung dapat melihat keunikkan menara miring pisa. Sebenarnya di Pisa bukan saja ada menara pisa, banyak bangunan sejarah lainnya yang juga menarik perhatian pengunjung. Semua gedung di sana serba putih dan berdiri kokoh di halaman yang berumput hijau.


Menara Miring Pisa


Milan

Pengunjung yang hobi bola atau pengemar AC milan, dapat  ke kota ini. Di milan terdapat lapangan San siro yaitu kandangnya tim AC milan dan Inter milan. Selain terkenal dengan San siro, di Milan juga terdapat Galleria yang terkenal sebagai pusat model dan pusat  perbelanjaan tertua di dunia. 




San siro


Roma

Pengunjung yang suka dengan kisah-kisah sejarah, Roma adalah pilihan wisata yang paling cocok di Italia. Disana selain terkenal dengan coloseum juga terdapat berbagai castle-castle peninggalan tempo dulu yang memiliki banyak cerita sejarahnya.





Coloseum







Kisah tentang kota-kota di Italia secara lebih detail dapat di baca pada catatan berikut ini :
  

 Romantiknya Gondola di kota kanal 
AC Milan di San Siro