Rabu, 30 Januari 2013

Cerita gokil : Rempah Perkedel




Oleh : Lisa Tjut Ali



Bila sedang cuti kerja, saya dan miswa alias suami akan masak bareng, rencananya minggu ini saya mau buat perkedel yang merupakan makanan favorit miswa.namun karena salah ngeadonin resep, bukannya perkedel  yang jadi tapi rempah perkedel.

Begini ceritanya…………………xixixi…………..jadi malu
Karena dari awal udah niat buat perkedel tentu aja semua bahan yang masuk  dalam kategori menu perkedel telah saya siapkan, semua bahan telah saya urutkan berdasarkan rating masaknya (kayak festival film aja)
Kentang yang menjadi bahan utama telah saya urut dalam rating pertama untuk di goreng, dihaluskan dan dicampur dengan bahan lainnya seperti daging,telur dan daun sop.

Sambil ngeadonin tu kentang, eh……….sempat-sempatnya pikiran saya melayang ……..berhayal kalau saya akan buat perkedel yang sedap untuk miswa, soalnya saya semangat  45 plus yakin kalau perkedel kali ini akan jadi perkedel terenak, coz  saya  merasa S (alias sok ngitu) krn membuat perkedel udah biasa saya buat dan yakin seyakin-yakinnya tak akan salah 100%.

Dhum……………..dhum…………………..tiba-tiba aja terjadi letusan perang dalam wajan minyak yang sedang saya goreng perkedel.
“wah…………………kenapa jadi perang dingin begini, bukankah tadi  semua anggota menu udah damai” gumam saya heran ngeliat letupan perkedel yang isinya udah pada jadi puing-puing kayak kena letusan bom
“ini pasti ada yang memberontak  atau mata-mata” selidik saya


“dek …………ini telur untuk apa” tanya miswa saat ngeliat sisa telur putih diatas meja makan
“ ya…………ampun………….ini rupanya penyebab perkedel berantakan” rupanya saya kelupaan memasukan telur dalam adonan kentang, telur hanya saya celupkan diluar saja saat mengoreng.

Alhasil semangat 45 saya padam, saya hanya dapat duduk termangun menatap perkedel-perkedel yang telah hancur, dengan siagap 1 saya pun ingin bangkit dan membuangnya,toh………ga akan ada yang mau makan perkedel yg hancur bercampur minyak.
“tunggu………………..jangan dibuang” cegah miswa tak kalah siagap
“ truzzzzzzz untuk apa?” Tanya saya bengong
“ ya tetap di makanlah ama nasi” seraya mencicipi perkedel
“wuih…………………tetap sedap dek, ni coba  makan”
“ bodynya aja yang hancur tapi hatinya masih baik” komen miswa lagi. Saya yang penasaran dengan rasanya ikutan makan, ternyata benar kata miswa, rasanya sangat sedap. Dan lebih sedap lagi saat kami makan dicampur dengan nasi goreng. Suami saya memberinya nama rempah perkedel. Saking ketagihannya ia meminta saya untuk kembali membuat rempah perkedel. Tentu saja saya tidak dapat membuat menu ini krn ini menu surprise alias menu dadakan

Wakakakak………………………………..rempah perkedel memang best





2 komentar:

  1. rempah perkedel hihiii mbak lisaaa, kelupaan telor, kwkwkwkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahhahahhahahahha
      itulah kelupaan telur akhirnya perkedel jd rempah perkedel

      Hapus


Jangan lupa masukannya untuk perbaikan tulisan di masa yang akan datang.

oya semua foto-foto di sini punya saya pribadi, bagi sahabat yang ingin share foto-foto atau tulisan dalam blog ini, boleh saja tapi jangan lupa bagi tahu saya dulu sekalian nulis source.

Terima kasih karena telah mampir ( * _* )