Kamis, 31 Januari 2013

Catatan Jerman : Uji Nyali di Ketinggian Angerpark




Oleh : Lisa Tjut Ali



  Dari jauh kecil .....padahal kalau dekat trotoar ini ukuran raksasa



         Setiap negara punya keunikan dan keindahan tersendiri, begitu juga dengan jerman. Kalau jalan-jalan ke jerman tidak akan merasa lengkap jika belum mengunjungi  kota duissburg dan dusselrdorf.  Jika dusselrdorf terkenal dengan pusat belanja dan dunia fesyennya sementara  Duissburg menarik dengan wisatanya  Tiger & Turtle-Magic Mountain yang terdapat di  heinrich Hildebrand in angerpark.  Tiger & turtle- magic mountain ini merupakan sebuah tangga untuk pejalan kaki  yang bentuknya berlikuk-likuk  yang mana sepintas lalu seperti permainan  roller coaster.

 Siang itu saya berencana untuk  jalan-jalan ke heinrich Hildebrand in angerpark. Tujuan saya  kesana tentu saja  untuk menghilangkan rasa penasaran terhadap  sebuah tangga yang melingkar di udara yang banyak di bincangkan oleh pengunjung. Rasa penasaran inilah yang membuat saya  tetap bertekad kesana meski cuaca sedang dingin-dinginnya.  Saat itu walau masih musim gugur namun dinginnya  tetap menusuk-nusuk  tulang  dan mengigilkan seluruh tubuh.  Hembusan asap yang keluar dari mulut  persis seperti orang yang sedang hisap rokok. 

Transfortasi   untuk  pergi ke obyek wisata ini tidak terlalu rumit, karena lokasinya yang strategis meski berada di atas bukit  pertambangan  di Heinrich Hildebrand.  Untuk ke sana  pengunjung  dari Duisburg Hbf dapat naik Straßenbahn 903 Richtung (arah)  Duisburg Mannesmann Tor 2, turun di Haltestelle Berzelius. Dari  Haltestelle Berzelius akan langsung terlihat sebuah  bukit yang rendah dengan puncaknya di hiasi dengan tangga berlikuk-likuk di udara.  Dari halte ke lokasi bukit ini terdapat  sebuah jalan setapak   beraspal  dan banyak pula jalan pintas yang dapat dijadikan alternatif oleh para pengunjung seperti mendaki bukit tersebut.  Dari kejauhan  tangga melingkar ini terkesan kecil dan mudah untuk dinaiki, namun begitu sampai ke lokasi ternyata tangga melingkar ini tergolong tangga raksasa yang butuh keberanian pula untuk menaiki setiap putarannya yang berlikuk-likuk diudara. Bahkan banyak pula diantara pengunjung yang tidak berani menaiki tangga tersebut karena takut ketinggian. Namun bila pengunjung telah sampai dipuncak ketinggian, rasa ngeri ini akan sedikit hilang dengan melihat keindahan alam sekitar kota duissburg dari atas. Bahkan banyak diantara mereka yang terlena dengan berfoto-foto sehingga lupa sedang berada diketinggian. 



 Terdiri dari 249 tangga


    Menurut informasi yang saya dapat di lokasi obyek wisata tangga melingkar  ini memiliki ketinggian sekitar 45 meter  dan terdiri dari 249 tangga yang dapat di naiki dan mampu menampung 195 pengunjung. Tangga melingkar ini sepintas lalu hampir sama seperti permainan roller coaster yang juga memerlukan sebuah keberanian untuk melintasi setiap tangga yang ada,  hanya saja jika roller coaster  kecepatan diatur oleh mesin  permainan  dan baru dapat dihentikan jika sudah habis permainan, namun ditangga ini semua tergantung dari langkah kaki kita sendiri, jika sememangnya kita merasa takut atau pusing maka kita dapat mengurungkan niat untuk menaiki puncak yang lebih tinggi dan menengangkan.  Tangga melingkar yang unik ini dirancang oleh Heike Mutter dan Ulrich Genth. Kedua pria ini merupakan desainer ternama dari hamburg. Rancangan ini mulai dibangun mereka pada tahun 2008 dan dibuka untuk umum pada tahun 2010.  Perancangan tangga melingkar yang mengunakan sekitar 120 ton baja galvanis ini diperkirakan menghabiskan dana sekitar 2 juta euro ($ 2,7 juta). Tangga  yang melingkar keatas dengan mengunakan 17 tiang penyanggah ini  menghadap  sungai Rhine dan 85 meter diatas permukaan laut.



Susah untuk pose trotoar ini secara keseluruhan 



Keunikan tangga ini  bukan saja menarik minat masyarakat setempat namun juga mampu menarik banyak minat para pengunjung mancanegara Menurun pengamatan saya semakin menjelang malam hari semakin banyak pengunjung yang datang.  Pada malam hari jembatan ini terlihat lebih indah dengan hiasan lampu yang cantik yang terdapat disepanjang penganggan tangga, dari ketinggian jembatan ini mereka dapat melihat keindahan kota duissburg dimalam hari dengan di kelilingi rumah-rumah eropa yang klasik. Masyarakat disekitar lokasi biasanya memanfaatkan lokasi ini selain sebagai tempat pemotretan juga untuk berolah raga. Untuk naik turun dan melingkari tangga ini juga dapat dijadikan sebagai olah raga rutin untuk mereka. Bahkan  sebagian mereka yang telah terbiasa dengan lokasi ini, sudah begitu mahir dalam menaiki setiap tangga dengan setengah berlari. Beberapa petunjuk dalam menaiki tangga ini juga terdapat dipintu utama tangga dengan tujuan keamanan.  



Waduh.......trotoar lebih mungil dari saya.........hehehehe...






Saat dalam perjalanan pulang saya sempat berpikir  aceh yang banyak terdapat pergunungan akan semakin menarik jika dibangun obyek wisata seperti ini. yang mana dari ketinggian gunung dapat melihat keindahan kota banda aceh dan sekitarnya. 




14 komentar:

  1. aduh mbak, ngeliatnya aja udah ngos2an .. hehe

    salam kenal ya ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga.........Iya nie lisa aja belum mampu mutar sampai habis .....ke buru ngeri......

      Hapus
  2. Anonim2/05/2013

    salam kenal Lisa...xixii
    bagus referensinya...
    jd termotivasi utk kesana...
    mengenai wisata seperti ini bagus utk dibaca...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga .........Terima kasih.....

      Hapus
  3. Cerita yang seperti ini menarik untuk dibaca sa...
    Lanjutkan...ditunggu yang lain-lainnya...

    BalasHapus
  4. Cerita yang seperti ini menarik untuk dibaca sa...
    Lanjutkan...ditunggu yang lain-lainnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Macam sama aja dengan komen di atas......

      Hapus
  5. Maaf kebanyakan sa lagi error... Hhahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe........ini internet atau orangnya yg erorr........mudah2an orangnya ga ikut erorr............hehehehe............

      Hapus
    2. inayati6/25/2013

      seperti membaca kish jejak petualang
      tulisannya keren.salam kenal ya..

      Hapus
  6. Wow... roller coasternya itu... enggak kuku ngeliatnya... Indah dipandang dari jauh, tapi saya kayaknya gak mau coba naik :P. Thanks share-nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih juga sudah mampir ke blog lisa

      Hapus


Jangan lupa masukannya untuk perbaikan tulisan di masa yang akan datang.

oya semua foto-foto di sini punya saya pribadi, bagi sahabat yang ingin share foto-foto atau tulisan dalam blog ini, boleh saja tapi jangan lupa bagi tahu saya dulu sekalian nulis source.

Terima kasih karena telah mampir ( * _* )